Mengapa ada city of the leaving dead????
Adanya pola kehiduapan di perkotaan yang tidak tertaata dan teratur dengan baik, yang diakibatkan oleh :
- pertumbuhan penduduk yang tak terkendali
- permukiman yang padat
- pencemaran dan polusi yang semakin memprihatinkan
- tingkat kesehatan yang rendah (seperti gizi buruk)
- Dehumanisasi
- lahan pertanian yang semakin sempit, dll.
dari hal-hal tersebut diatas, tentunya banyak sekali masalah-masalah yang di hadapi oleh penduduk perkotaan, sehingga penduduk menjadi overcrowded.
contohnya kesulitan untuk mendapat kerjaan, kekurangan sandang,pangan dan papan bagi penduduk perkotaan sehingga seolah-olah kota tersebut mati (city of the leavinh dead).
Senin, 13 Juni 2011
posting 4
Peradaban merupakan wujud kebudayaan sebagai hasil kreativitas manusia....!!!
istilah peradaban sering di[pakai untuk menunjukan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan.pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersipat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya. maka masyarakat pemilik kebudayaan terus dikatakan memiliki peradaban yang tinggi.
peradaban merupakan hasil kreativitas manusia, karena manusia memiliki akal pikiran, sehingga manusia mampu menciptakan rasa,karsa (kebudayaan) sebagai hasil dari pemikiran manusia tersebut.
Hasil kebudayaan tersebut seperti: kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat sopan santun, serta pergaulan.
istilah peradaban sering di[pakai untuk menunjukan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan.pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersipat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya. maka masyarakat pemilik kebudayaan terus dikatakan memiliki peradaban yang tinggi.
peradaban merupakan hasil kreativitas manusia, karena manusia memiliki akal pikiran, sehingga manusia mampu menciptakan rasa,karsa (kebudayaan) sebagai hasil dari pemikiran manusia tersebut.
Hasil kebudayaan tersebut seperti: kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat sopan santun, serta pergaulan.
Sabtu, 11 Juni 2011
posting 3
Manusia sebagai mahluk beradab dan masyarakat adab dalam perkembangannya bisa jatuh dalam prilaku kebiadaban....??
manusia adalah mahluk yang beradab, sebab manusia oleh Alloh SWT telah dianugrahi harkat,martabat serta potensi kemanusiaan yang tinggi.
dalam perkembangannya manusia bisa jatuh dalam prilaku kebiadaban KARENA manusia itu sendiri tidak mampu menyeimbangkan atau mengendalikan cipta,rasa dan karsa (kebudayaan) yang dimilikinya.
hal ini diakibatkan dari dampak problematika peradaban yang dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi,dan globalisasi terhadap peradaban manusia, akibatnya masyarakat mengalami anomi/tidak punya norma atau heteronomi (banyak norma),sehingga terjadi kompromisme sosial terhadap hal-hal yang sebelumnya dianggap melanggar norma tunggal manusia.
selain itu juga terjadinya disorientasi atau alienasi, ketersaingan pada diri sendiri atau pada prilaku sendiri, akibat pertemuan budaya-budaya yang tidak sepenuhnya terintegrasi dalam kepribadian kita.
problematika peradaban juga dipengaruhi oleh adanya perubahan sosial budaya.
perubahan sosial budaya adlah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat.
Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan,yang dipengaruhi oleh faktor:
a. tekanan kerja masyarakat
b. keefektifan komunikasi
c. perubahan lingkungan alam
jadi manusia dalam perkembangannya bisa jatuh dalam prilaku kebiadaban karena tidak bisa menyeimbangkan dan mengendalikan semua potensi yang ada di dunia ini.
manusia adalah mahluk yang beradab, sebab manusia oleh Alloh SWT telah dianugrahi harkat,martabat serta potensi kemanusiaan yang tinggi.
dalam perkembangannya manusia bisa jatuh dalam prilaku kebiadaban KARENA manusia itu sendiri tidak mampu menyeimbangkan atau mengendalikan cipta,rasa dan karsa (kebudayaan) yang dimilikinya.
hal ini diakibatkan dari dampak problematika peradaban yang dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi,dan globalisasi terhadap peradaban manusia, akibatnya masyarakat mengalami anomi/tidak punya norma atau heteronomi (banyak norma),sehingga terjadi kompromisme sosial terhadap hal-hal yang sebelumnya dianggap melanggar norma tunggal manusia.
selain itu juga terjadinya disorientasi atau alienasi, ketersaingan pada diri sendiri atau pada prilaku sendiri, akibat pertemuan budaya-budaya yang tidak sepenuhnya terintegrasi dalam kepribadian kita.
problematika peradaban juga dipengaruhi oleh adanya perubahan sosial budaya.
perubahan sosial budaya adlah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat.
Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan,yang dipengaruhi oleh faktor:
a. tekanan kerja masyarakat
b. keefektifan komunikasi
c. perubahan lingkungan alam
jadi manusia dalam perkembangannya bisa jatuh dalam prilaku kebiadaban karena tidak bisa menyeimbangkan dan mengendalikan semua potensi yang ada di dunia ini.
Jumat, 10 Juni 2011
posting 2
Bagaimana seharusnya kedudukan IPTEKS dalam kehidupan manusia????
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak dengan cepat,sehingga perlu di tanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai dengan kebutuhan.
manusia yang dapat memanpaatkan IPTEK dengan baik dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
dengan adanya kemajuan IPTEKS manusia dapat menciptakan perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan, dengan IPTEK tumbuh berbagai industri yang hasilnya dapat bermanfaat dalam berbagai bidang, antara lain :
a.bidang pertanian, peternakan dan perikanan
b. bidang kedokteran dan kesehatan
c. bidang telekomunikasi
d. bidang pertahanan dan keamanan.
jadi kedudukan IPTEKS dalam kehidupan manusia untuk memberi kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidup dalam menuju kesejahteraan hidup manusia.
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak dengan cepat,sehingga perlu di tanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai dengan kebutuhan.
manusia yang dapat memanpaatkan IPTEK dengan baik dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
dengan adanya kemajuan IPTEKS manusia dapat menciptakan perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan, dengan IPTEK tumbuh berbagai industri yang hasilnya dapat bermanfaat dalam berbagai bidang, antara lain :
a.bidang pertanian, peternakan dan perikanan
b. bidang kedokteran dan kesehatan
c. bidang telekomunikasi
d. bidang pertahanan dan keamanan.
jadi kedudukan IPTEKS dalam kehidupan manusia untuk memberi kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidup dalam menuju kesejahteraan hidup manusia.
Rabu, 08 Juni 2011
posting 1
Bagaimana bila IPTEKS tanpa dilandasi nilai-nilai etis dan religius???
mengembangkan nilai-nilai dan budaya ipteks pada dasarnya adalah melakukan trasformasi dari masyarakat berbudaya tradisional menjadi masyarakat yang berfikir analitis,kritis dan berketerampilan ipteks dengan tetap menjungjung/memelihara nilai-nilai agama,keimanan dan ketakwaan terhadap tuhan yang maha Esa,serta nilai-nilai luhur budaya bangsa.
manusia sebagai mahluk yang berakal budi tidak henti-hentinya mengembangkan pengetahuannya.akibatnya teknologi berkembang sangat cepat dan tidak terbendung.
kemajuan teknologi tersebut bila tidak disertai dengan nilai etika dan nilai religius maka akan menghancurkan hidup manusia sendiri,dan akan dapat menghancurkan moral atau ahlak manusia.
hal itu disebabkan karena manusia tidak bisa mengambil nilai manfaatdari teknologi yang digunakan atau manusia menyalahgunakan IPTEKS untuk kepentingan "hasrat" sesaat.
dampak negatif dari IPTEKS itu sendiri adalah:
-pemanasan global
-daya tahan manusia yang semakin rendah
-kemiskinan sebagian penduduk dunia
-makin cepat habisnya sumber alam
-rusaknya ekologi
-dan ketidakadilan
"Nilai kemanusiaan" sebagai salah satu nilai etika perlu ditaati dalam mengembangkan teknologi.
etika menuntut kejujuran dan dalm IPTEKS ini berarti kejujuran ilmiah (scientific honesty), mengubah, menambah dan mengurangi data demi kepentingan tertentu termasuk dalam ketidakjujuran ilmiah.
IPTEKS tanpa dilandasi nilai-nilai etis dan nilai religius manusia akan menyalahgunakan IPTKS tersebut untuk kepentingannya sendiri dan akan mengarah kepada dampak negatif IPTEKS.
mengembangkan nilai-nilai dan budaya ipteks pada dasarnya adalah melakukan trasformasi dari masyarakat berbudaya tradisional menjadi masyarakat yang berfikir analitis,kritis dan berketerampilan ipteks dengan tetap menjungjung/memelihara nilai-nilai agama,keimanan dan ketakwaan terhadap tuhan yang maha Esa,serta nilai-nilai luhur budaya bangsa.
manusia sebagai mahluk yang berakal budi tidak henti-hentinya mengembangkan pengetahuannya.akibatnya teknologi berkembang sangat cepat dan tidak terbendung.
kemajuan teknologi tersebut bila tidak disertai dengan nilai etika dan nilai religius maka akan menghancurkan hidup manusia sendiri,dan akan dapat menghancurkan moral atau ahlak manusia.
hal itu disebabkan karena manusia tidak bisa mengambil nilai manfaatdari teknologi yang digunakan atau manusia menyalahgunakan IPTEKS untuk kepentingan "hasrat" sesaat.
dampak negatif dari IPTEKS itu sendiri adalah:
-pemanasan global
-daya tahan manusia yang semakin rendah
-kemiskinan sebagian penduduk dunia
-makin cepat habisnya sumber alam
-rusaknya ekologi
-dan ketidakadilan
"Nilai kemanusiaan" sebagai salah satu nilai etika perlu ditaati dalam mengembangkan teknologi.
etika menuntut kejujuran dan dalm IPTEKS ini berarti kejujuran ilmiah (scientific honesty), mengubah, menambah dan mengurangi data demi kepentingan tertentu termasuk dalam ketidakjujuran ilmiah.
IPTEKS tanpa dilandasi nilai-nilai etis dan nilai religius manusia akan menyalahgunakan IPTKS tersebut untuk kepentingannya sendiri dan akan mengarah kepada dampak negatif IPTEKS.
Rabu, 06 April 2011
laten sosial problem
laten sosial problem adalah masalah sosial,(penjelasan lihat judul manusia dan permasalahannya)
laten social problem muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada.
faktor-faktor terjadinya laten social problem adalah :
-faktor ekonomi
-faktor budaya
-faktor biologis
-faktor psikologis
kebanyakan laten sosial dipengaruhi oleh faktor ekonomi.
ketika seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonominya,maka akan timbul dalam dirinya untuk berbuat kejahata.hal itu dapat meresahkan orang lain.
solusinya......!
-negara harus mensejahterakan masyarakatnya,dengan cara membuat lapangan pekerjaan,
-manusia hrus mempunyai keterampilan skill
-berpendidikan tinggi
-menjalankan norma-norma yang berlaku
-membekali diri dengan ilmu agama (religius)
"menurut pendapat saya sendiri."
laten social problem muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada.
faktor-faktor terjadinya laten social problem adalah :
-faktor ekonomi
-faktor budaya
-faktor biologis
-faktor psikologis
kebanyakan laten sosial dipengaruhi oleh faktor ekonomi.
ketika seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonominya,maka akan timbul dalam dirinya untuk berbuat kejahata.hal itu dapat meresahkan orang lain.
solusinya......!
-negara harus mensejahterakan masyarakatnya,dengan cara membuat lapangan pekerjaan,
-manusia hrus mempunyai keterampilan skill
-berpendidikan tinggi
-menjalankan norma-norma yang berlaku
-membekali diri dengan ilmu agama (religius)
"menurut pendapat saya sendiri."
cinta kasih dan dehumanisasi
cinta dan kasih sayang merupakan sebuah anugrah dari alloh Swt,sebagai wujud dari kasih sayang-Nya.dalam hal ini kita sebagai manusia harus mensyukuri setiap apa yang alloh berikan kepada kita,sebagaimana dalam firman-Nya "...sesungguhnya jika kamu bersyukur,pasti kami akan menambahkan nikmat-Ku kepadamu,dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku,maka sesungguhnya azab-ku sangat pedih."(QS.Ibrohim:7)
manusia sebagai mahluk homohumanus memiliki sifat :
1.manusiawi (sikap yang menghargai manusia sebagai mahluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya.
2.berbudaya (prilaku nya dituntut oleh akal budi)
3.halus (bertingkah laku sesuai dengan nili norma yang berlaku di masyarakat)
Dehumanisme adalah pengurangan arti kemanusiaan.maksudnya adalah hilangnya rasa kemanusiaan dalam diri seseorang.
dehumanisme terjadi akibat adanya perubahan sikap manusia sebagai akibat penyimpangan tujuan pengembangan kebudayaan yang dipengaruhi oleh budaya asing.
budaya asing tersebut ada yang bernili positif dan ada yang bernilai negatip,namun kebudayaan itulah yang menjadi citra sebuah bangsa.
kebudayaan asing tersebut harus kita saring secara cermat dan tepat.kebudayaan asing yang bersifat pisitif,harus kita tiru, karena untuk menunjang kemajuan dalam IpTK serta pembangunan lainnya untuk kemajuan bangsa.
budaya asing yang bernilai negatip harus kita hindari,karena akan merusak kebudayaan kita.
masalah kebudayaan timbul karena adanya segala sistem /tata nilai sikap mental,pola pikir,pola tingkahlaku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi warga masyarakat secara keseluruhan.masalah ini dapat menimbulkan krisis-krisis kemasyarakatan (dehumanisme).
faktor-faktor yang mempengaruhi dehumanisme adalah:
1.pengadopsiaan budaya asing
2.hilangnya tanggung jawab atas hak dan kewajiban sebagai mahluk sosial
3.hilangnya rasa malu dan takut kepada alloh
4.masalah-masalah sosial
5.pola kehidupan
manusia yang berbudaya adalah manusia yang mengembangkan akal fikirannya untuk mencapai kesempurnaan hidup,maka akan menjadi pola kehidupan yang dapat mempengaruhi cara berfikir dan gerak sosial.
kebudayaan adalah dasar pola kehidupan seseorang.
solusi dehumanisme
manusia harus mengenal pengetahuan kebudayaan(humanitis),dan filsapat yang ditunjang denagn ilmu dan agama.
- dengan filsapat manusia memahami tentang etika,estetika dan logika.
- dengan pengetahuan kebudayaan manusia mampu menciptakan kebaikan,kebenaran,keadilan dan tanggungjawabuntuk kebahagiaan dan kesempurnaan hidup.
-dengan ilmu manusia lebih berpengetahuan.
-dengan agama manusia lebih terarah dengan nilai-nilai dan norma agama,yang akan membuat manusia lebih bernilai dihadapan alloh,dan dihadapan manusia.
manusia sebagai mahluk homohumanus memiliki sifat :
1.manusiawi (sikap yang menghargai manusia sebagai mahluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya.
2.berbudaya (prilaku nya dituntut oleh akal budi)
3.halus (bertingkah laku sesuai dengan nili norma yang berlaku di masyarakat)
Dehumanisme adalah pengurangan arti kemanusiaan.maksudnya adalah hilangnya rasa kemanusiaan dalam diri seseorang.
dehumanisme terjadi akibat adanya perubahan sikap manusia sebagai akibat penyimpangan tujuan pengembangan kebudayaan yang dipengaruhi oleh budaya asing.
budaya asing tersebut ada yang bernili positif dan ada yang bernilai negatip,namun kebudayaan itulah yang menjadi citra sebuah bangsa.
kebudayaan asing tersebut harus kita saring secara cermat dan tepat.kebudayaan asing yang bersifat pisitif,harus kita tiru, karena untuk menunjang kemajuan dalam IpTK serta pembangunan lainnya untuk kemajuan bangsa.
budaya asing yang bernilai negatip harus kita hindari,karena akan merusak kebudayaan kita.
masalah kebudayaan timbul karena adanya segala sistem /tata nilai sikap mental,pola pikir,pola tingkahlaku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi warga masyarakat secara keseluruhan.masalah ini dapat menimbulkan krisis-krisis kemasyarakatan (dehumanisme).
faktor-faktor yang mempengaruhi dehumanisme adalah:
1.pengadopsiaan budaya asing
2.hilangnya tanggung jawab atas hak dan kewajiban sebagai mahluk sosial
3.hilangnya rasa malu dan takut kepada alloh
4.masalah-masalah sosial
5.pola kehidupan
manusia yang berbudaya adalah manusia yang mengembangkan akal fikirannya untuk mencapai kesempurnaan hidup,maka akan menjadi pola kehidupan yang dapat mempengaruhi cara berfikir dan gerak sosial.
kebudayaan adalah dasar pola kehidupan seseorang.
solusi dehumanisme
manusia harus mengenal pengetahuan kebudayaan(humanitis),dan filsapat yang ditunjang denagn ilmu dan agama.
- dengan filsapat manusia memahami tentang etika,estetika dan logika.
- dengan pengetahuan kebudayaan manusia mampu menciptakan kebaikan,kebenaran,keadilan dan tanggungjawabuntuk kebahagiaan dan kesempurnaan hidup.
-dengan ilmu manusia lebih berpengetahuan.
-dengan agama manusia lebih terarah dengan nilai-nilai dan norma agama,yang akan membuat manusia lebih bernilai dihadapan alloh,dan dihadapan manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)